Jumat, 03 Oktober 2014

Pengantar Sistem Informasi

Pengantar Sistem Informasi Psikologi
Sistem
            Pengertian sistem menurut beberapa sumber :
a.       Dalam kamus Inggris-Indonesia John M. Echols dan Hassan Shadily, sistem diartikan sebagai susunan. Seperti misalnya yang terdapat dalam kata sistem syaraf berarti susunan syaraf, sistem jaringan berarti susunan jaringan dan lain sebagainya.
b.      Menurut M.J Alexander dalam buku Information System Analysis : Theory and Application, sistem merupakan suatu group dari elemen-elemen baik yang berbentuk fisik maupun non fisik yang menunjukkan suatu kumpulan saling berhubungan diantaranya dan berinteraksi bersama-sama menuju satu atau lebih tujuan, sasaran atau akhir dari sebuah sistem.
c.       Dalam pengertian lain, sistem juga bisa diartikan sebagai cara. Seperti misalnya kita sering mendengar kata-kata seperti sistem pengamatan, sistem penilaian, sistem pengajaran dan lain sebagainya. Istilah sistem juga banyak dipakai dan dihubungkan dengan kata-kata seperti sistem pendidikan, sistem perangkat lunak, sistem transportasi dll.
Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu kesatuan utuh yang terdiri dari beberapa bagian yang saling berhubungan dan berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.
Informasi
            Pengertian informasi menurut beberapa sumber :
a.       Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.
b.      Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
c.       Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Mangement Control System, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
d.      Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting information System : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.

Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

Jadi, sistem informasi adalah suatu cara tertentu untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh organisasi untuk beroperasi dengan cara yang sukses dan untuk organisasi bisnis dengan cara yang menguntungkan. Pada dasarnya sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.

Psikologi
Menurut arti kata, Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental.
Pengertian psikologi menurut para ahli, antara lain :
  • Crow & Crow, “ psychologi is the study of human behavior and human relationship” (psikologi adalah tingkah laku manusia, yakni interaksi manusia dengan dunia sekitarnya, baik berupa manusia lain [human relationship] maupun bukan manusia, hewan, iklim, kebudayaan, dan sebagainya).
  • Sartain, “psychology is the scientific study of the behavior of living organism, with especial attention given to human behavior” (psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkahlaku organisme yang hidup, terutama tingkahlaku manusia).
  • Chaplin dalam Dictionary of Psychology, “ psychology is science of human and animal behavior, the study of organism in all its variety and complexity as it respond to the flux and flow of the physical and social events which make up the environment” (psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai perilaku manusia dan hewan, juga penyelidikan terhadap organisme dalam segala ragam dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan alam sekitar dan peristiwa-peristiwa kemasyarakatan yang mengubah lingkungan).
            Dari beberpa pengertian mengenai psikologi daiatas, dapat disimpulkan bahwa Psikologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai pikiran dan perilaku manusia. Selain itu, psikologi jua mempelajari mengenai perkembangan manusia, kepribdian, kecerdasan dsb yang berhubungan dengan manusia.

Sistem Informasi Psikologi
Sistem informasi psikologi adalah suatu bidang kajian ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara ilmu psikologi itu sendiri dalam kaitannya dengan penggunaan komputer dan aplikasinya dalam bidang psikologi.
Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu psikologi yang dapat dijadikan untuk meningkatkan penguna dalam pengambilan suatu keputusan terhadap penelitian, perencana, dan pengelolaan.
Contoh sistem informasi Psikologi :
-          Perusahaan sekarang ini banyak menggunakan software tentang alat tes agar waktu yang digunakan dalam menyeleksi calon karyawan baru lebih cepat dan efisien, serta tidak membuang tenaga para penyeleksinya juga.
-          Konseling online : anak-anak, remaja, wanita dll
-          Tes IQ
-          Tes Kepribadian :  Tes Rorschach atau bercak tinta adalah salah satu sarana proyeksi yang dapat digunakan untuk mengungkap kepribadian. (http://theinkblot.com)
-          Test IQ
-          Analisa
-          Tes Kepribadian http://kepribadianku.com/
-          Konsultasi anak http://www.psikoanak.com/
-          Informasi mengenai Psikologi http://psychologymania.com/
·         Sumber :
-           Wahyono T,(2004). Sistem Informasi. Graha Ilmu. Yogyakarta.
-          ana.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../SISTEM+INFORMASI.ppt



Senin, 30 Juni 2014

Selamat Berpuasa

     Alhamdulillah ketemu lagi sama bulan Ramadhan tahun ini :) masih dengan (alhamdulillah) keluarga yang lengkap, dan pelengkap lainnya. ini tahun ke 4 gue puasa di Depok, gue kuliah baru 3 tahun tapi kenapa ini puasa ke 4 ya, dari taun 2011 sih, ah yaudahlah.. yang pasti bener kok itungannya ini tahun ke 4 dan gue masih tingkat 3, ga pernah ga naik tingkat.camkan.
   Puasa pertama.. sedih banget di depok tanpa keluarga, Mama lagi ada tugas di Bekasi, Papa di Kuningan, Widi ya dirumahnya,pfft keluarga kecil gue cuma 3 orang, mama,papa, gue jadi ya biasa ketiganya ada di tempat yang berbeda beda. (terus siapa widi?hahaha dia orang kedua setelah keluarga pokoknya) :p
  Malem pertama sebelum besoknya puasa biasa shalat taraweh, tapi berhubung lagi aga ga mood gara-gara mengawali puasa sendiri, jadi gue shalat sendirian aja dikosan, lumayan bisa khusyu juga.
  kelar shalat gue mulai goreng-goreng ayam buat besok nya saur, dan yang selalu terjadi adalah kenapa si ayam-ayam ini kalo di goreng selalu menimbulkan minyak terbang yang suka bikin gue panik, gimana ngga gue ampe megang baskom sebagai alat pertahanan diri muahaha, aturan baskom di taro depan badan gue yak, ini gue taro di kaki gue sedangkan itu minyak muncratnya kena tangan, ntahlah ini hanya sebuah misteri ayam goreng nan centil.
  sahur..bangun seperti biasa jam 3 karena udah kebiasaan dari kecil kalo mau saur bangunnya jam 3, untungnya saur pertama bareng anak kosan yang lain, lumayan lah ga sepi-sepi amat, ga mengkel-mengkel amat juga karena ga bareng keluarga.
  saur keduaa ga jadi saur, biasalah wanita, terus paginya ya sarapan biasa hehehe, mesti ke kampus ambil revisian, kirain selesai sidang revisi sekali udah, taunya berkali-kali, yaudah yang terjadi terjadilah, setelah ituuu coba daftar aslab, terus nahh mulai jalan-jalan deh ke margo cari kado-kado lucu buat sahabat gue, setelah milih ini itu, bungkus terus jalan lagi ke giant, mau belanja berhubung stok makanan dikosan abis jadi deh belanja, sendirian, lumayan aga repot bawa tentengan 2 plastik dan belum selesai sampe disitu, gue masih harus lewatin jembatan penyebrangan yang bikin pegel terus ke hokben beli makan buat di bawa pulang, makin repot lah gue bawa 3 tentengan, padahal masih harus beli katalog di deket kampus, untung semua selesaii, sampe kosan cape tapi bangga bisa jalan-jalan sendiri, belanja-belanja lucu di akhir bulan dan ga pusing hahahah,:D
  hmm jadi inget kemarin-kemarin nyokap gue ngabarin kalo doi udah beliin baju lebaran, dan itu sebelum puasa hihi emang suka kebiasaan kadang, beli baju lebaran sebelum puasa atau puasa baru beberapa hari, dan untungnyaaa udah segede ini (ga gede sih, badan masih mungil, umur yaa.. pas lah) masih dibeliin baju lebaran, bisa ampe beberapa, hoho 
  oyaa semoga ramadhan tahun ini berkah buat kita semua ya amiin, semoga masih bisa ketemu ramadhan ramadhan berikutnya dengan lebih bahagia lagii, amiiiinnn :) 
  semoga tahun ini puasa gue ga banyak bolongnya hehehe :D

Jumat, 17 Januari 2014

KOMUNIKASI DALAM MANAJEMEN



Setiap hari manusia pasti melakukan komunikasi, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Tapi, apa yang dimaksud dengan komunikasi ? berikut akan di bahas mengenai komunikasi :
a.      Definisi Komunikasi
·        Pengertian Komunikasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI terbitan Balai Pustaka, 2002), komunikasi adalah :  Pengiriman dan penerimaan pesan antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami, hubungan, kontak.
·        Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli
-          Carl I. Hovland
Hovland berpendapat mengenai pengertian komunikasi, menurutnya “Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan pesan (lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain (komunikan)”.
-          Theodore M. Newcomb
Menurutnya pengertian komunikasi adalah “setiap tindakan komunikasi dipandang sebagai suatu transmisi informasi,terdiri dari rangsangan yang diskriminatif, dari sumber kepada penerima”.
-          Everett M. Rogers
Everett berpendapat bahwa “Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka atau penerima”.
Jadi, komunikasi adalah proses yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan mengucapkan kata-kata atau melakukan perilaku non verbal ( berupa isyarat)  untuk menyampaikan maksud dan tujuan yang diharapkan.
b.      Proses Komunikasi
1.      Sumber / Pengirim pesan / Komunikator
2.      Pesan -> berupa lambang / tanda seperti kata-kata tertulis atau lisan
3.      Saluran -> sesuatu yang digunakan sebagai alat untuk menyampaikan pesan (mulut, handphone dll)
4.      Penerima/komunikan –> yaitu seseorang atau sekelompok orang atau organisasi yang akan menjadi sasaran komunikasi
5.      Akibat/dampak/hasil yang terjadi pada pihak penerima
6.      Umpan balik/feedback -> tanggapan balik dari penerima
7.      Noise/gangguan -> faktor-faktor fisik atau psikologis yang dapat mengganggu kelancaran proses komunikasi
c.       Hambatan komunikasi
Menurut Prof. Onong Uchjana Effendy, MA dalam bukunya Ilmu, Teori, dan Filasafat Komunikasi. Ada 4 jenis hambatan komunikasi, yaitu:
1.       Gangguan
Ada 2 jenis gangguan terhadap jalannya komunikasi yang menurut
sifatnya dapat diklasifikasikan sebagai gangguan mekanik dan semantic.
-          Gangguan mekanik
Gangguan yang disebabkan oleh saluran komunikasi atau kegaduhan yang
bersifat fisik.
-          Gangguan semantic
Gangguan jenis ini bersangkutan dengan pesan komunikasi yang
pengertiannya menjadi rusak. Gangguan semantic tersaring ke dalam
pesan melalui penggunaan bahasa. Lebih banyak kekacauan mengenai
pengertian suatu istilah atau konsep yang terdapat pada komunikator,
akan lebih banyak gangguan semantic dalam pesannya. Gangguan ini
terjadi dalam salah pengertian.
2.        Kepentingan
Kepentingan akan membuat seseorang selektif dalam menanggapi atau
menghayati suatu pesan.
3.        Motivasi terpendam
Motivasi akan mendorong seseorang berbuat sesuatu yang sesuai benar
dengan keinginan, kebutuhan, dan kekurangannya. Semakin sesuai
komunikasi dengan motivasi seseorang semakin besar kemungkinan
komunikasi itu dapat diterima dengan baik oleh pihak yang
bersangkutan. Sebaliknya, komunikan akan mengabaikan suatu komunikasi
yang tak sesuai dengan motivasinya.
4.        Prasangka
Prasangka merupakan salah satu rintangan atau hambatan berat bagi
suatu kegiatan komunikasi oleh karena orang yang mempunyai prasangka
belum apa-apa sudah bersikap curiga dan menentang komunikator yang
hendak melancarkan komunikasi.
d.      Definisi komunikasi interpersonal efektif
Komunikasi interpersonal dapat dikatakan efektif apabila pesan diterima dan dimengerti sebagaimana dimaksud oleh pengirim pesan, pesan ditindaklanjuti dengan sebuah pembuatan secara suka rela oleh penerima pesan, dapat meningkatkan kualitas hubungan antarpribadi, dan tidak ada hambatan untuk hal itu Hardjana (2003) dalam Suranto (2011).
e.       Komunikasi Interpersonal efektif organisasi, mencakup :
a)      Komponensial
Bittner (1985:10) menerangkan komunikasi antar manusia berlangsung, bila pengirim menyampaikan informasi berupa kata-kata kepada penerima dengan menggunakan medium suara manusia (human voice) yang menurut Barnlund (dikutip dalam Alo Liliweri: 1991) dan memiliki ciri-ciri: bersifat spontan, tidak berstruktur, kebetulan, tidak mengejar tujuan yang direncanakan, identitas keanggotaan tidak jelas, terjadi sambil lalu.
b)      Situasi
Komunikasi akan dikatakan efektif jika situasi pada saat melakukan komunikasi mendukung, sehingga maksud dan tujuan yang diharapkan dalam proses komunikasi dapat tercapai.

Rabu, 08 Januari 2014

Penyiksaan Fisik Pada Anak-anak



PSIKOLOGI ANAK KHUSUS
PENYIKSAAN FISIK PADA ANAK



 





OLEH :
FARADINA LESTARI WISSA PUTRI
NPM :12511691
KELAS :3PA06
JURUSAN PSIKOLOGI
FAKULTAS PSIKOLOGI


UNIVERSITAS GUNADARMA 2014




Penyiksaan Fisik yang terjadi pada seorang anak berusia 6 tahun

            Saat ini banyak sekali kasus yang terjadi khususnya di Indonesia mengenai penyiksaan fisik terutama pada anak-anak. Miris nya hal ini seringkali terjadi dan dilakukan oleh orang tua mereka sendiri, baik itu orang tua kandung maupun orang tua tiri. Orang tua yang seharusnya menjaga, melindungi dan menyayangi anaknya malah memperlakukan anaknya dengan sangat tidak manusiawi, anak disiksa, dipukuli dan kekerasan fisik lainnya.
            Banyak faktor yang biasanya mendasari penyiksaan fisik yang terjadi pada anak-anak diantaranya faktor keluarga, biasanya anak yang mengalami korban kekerasan khususnya secara fisik dialami oleh anak-anak yang orang tua nya bercerai, apabila orang tuanya menikah kembali,maka sang anak biasanya mendapatkan  kekerasan fisik yang dilakukan oleh ayah atau ibu tiri mereka.
Faktor berikutnya ada faktor ekonomi, sebuah keluarga yang memiliki ekonomi rendah (kurang mampu) mengakibatkan banyak tuntutan yang mereka hadapi, masalah biaya sehari-hari, keperluan sekolah dll. Jika sebuah keluarga memiliki penghasilan pas-pasan biasanya mereka meminta anak-anak mereka untuk bekerja.
Kondisi emosional orang tua pun menjadi salah satu faktor penyebab kekerasan fisik pada anak. Orang tua yang tidak siap menghadapi banyaknya tuntutan hidup biasanya mudah sekali emosi jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya. Salah satu contoh, yang sering terjadi di masyarakat, jika anak rewel,nakal, sering menangis itu merupakan hal yang wajar yang terjadi pada setiap anak, akan tetapi jika orang tua tidak sabar dan tidak siap dengan keadaan seperti itu biasanya mereka mudah emosi, sehingga yang terjadi mereka memukul anak mereka,mencubit yang tujuannya agar anak tersebut diam dan mau menurut.
Padahal tidak semua anak dapat menjadi diam bahkan penurut jika ditangani dengan kekerasan, dampaknya bisa saja si anak menjadi anak yang pembangkang, mengalami trauma, takut untuk menghadapi orang tua, dan masalah psikologis lainnya.
Ada baiknya setiap orang tua yang memiliki masalah apapun tidak harus menyelesaikan nya dengan kekerasan, apalagi jika masalah tersebut berhubungan dengan anak mereka. Karena seorang anak akan lebih baik jika diperlakukan dengan baik, diberikan kasih sayang, dijaga dan dilindungi. Hal ini berlaku untuk semua orang tua bukan hanya orang tua kandung.
Contoh peristiwa :
Masih ingat dengan kasus Adit ? anak laki-laki berusia 6 tahun asal Riau yang mengalami penyiksaan fisik oleh Ibu tirinya sendiri. Adit yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit oleh seorang pedagang sayur dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Bagaimana tidak anak laki-laki yang seharusnya masih asyik bermain bersama teman-temannya ini menderita luka yang sangat parah disekujur tubunya.
Kesimpulan
Dari beberapa artikel mengenai Adit yang saya baca dapat disimpulkan bahwa alasan mengapa Adit mendapatkan kekerasan dari Ibu Tirinya karena sang Ibu sering dibuat kesal oleh Adit, Adit sering memukul adiknya dan membuat Ibunya jengkel, maka dari itu Ibu tirinya pun memukulnya dan berniat membuangnya.
Adit menerima siksaan fisik yang cukup parah di sekujur tubuhnya, dan ia mengalami trauma yaitu takut dengan perempuan.
Treatment yang digunakan untuk menghilangkan trauma diantaranya yang pertama sembuhkan dulu luka fisiknya (luka disekujur tubuh) kemudian anak ditempatkan di lingkungan yang membuat dirinya merasa aman dan nyaman. Setelah itu diberikan sugesti pada anak bahwa orang-orang disekitarnya menyayangi dirinya dan akan melindunginya. Lama tidaknya treatment yang dijalankan tergantung dari kesiapan mental anak dan dukungan dari orang-orang disekitarnya.
 

Faradina Lestari Wissa Putri Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang

Blogger Templates