Minggu, 01 April 2012

Mitos vs Sains tentang Pelangi :)


BAB I
Pendahuluan

1.1            Latar Belakang
Pelangi, semua orang pasti tahu apa itu pelangi. Ya, pelangi merupakan suatu fenomena alam yang sangat indah yang biasa nya muncul setelah hujan. Pelangi juga merupakan hasil proses pemisahan warna-warna matahari oleh tetesan-tetesan air.Banyak hal yang berhubungan dengan kemunculan pelangi. Ada mitos yang dipercayai oleh sebagian masyarakat tentang timbulnya pelangi. Dan ada pula teori-teori yang menjelaskan bagaimana proses munculnya pelangi ini.
Untuk itu disini saya akan membahas lebih dalam mengenai apa itu pelangi, bagaimana proses terjadinya pelangi, mitos apa yang berhubungan dengan pelangi dan apa saja teori yang menjelaskan tentang pelangi.
1.2            Rumusan Masalah
1.      Apa itu pelangi ?
2.      Apa mitos yang berhubungan dengan pelangi ?
3.      Bagaimana proses terjadinya pelangi menurut teori ilmu sains ?
4.      Apa saja jenis-jenis pelangi ?
1.3            Tujuan
1.      Kita dapat mengetahui apa itu pelangi dengan lebih jelas.
2.      Kita dapat mengetahui mitos yang berhubungan dengan pelangi, sehingga kita tidak mengambil kesimpulan sementara mengenai pelangi.
3.      Agar kita dapat mengetahui bagaimana proses terjadinya pelangi menurut ilmu sains.
4.      Agar kita dapat mengetahui jenis-jenis pelangi.

1.4            Manfaat
Agar kita lebih memahami apa itu pelangi,dan bagaimana proses terjadi pelangi dan mengetahui jenis-jenis pelangi.


BAB II
Pembahasan

a.     Pengertian Pelangi
Pelangi adalah fenomena alam indah yang sering dilihat manusia. Pelangi merupakan suatu busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras.
Biasanya fenomena ini terjadi ketika udara sangat panas tetapi hujan turun rintik-rintik. Kita dapat melihat jelas fenomena ini, jika kita berdiri membelakangi cahaya matahari. Pelangi dapat pula terbentuk karena udara berkabut atau berembun. Dalam ilmu fisika, pelangi dapat dijelaskan sebagai sebuah peristiwa pembiasan alam. Pembiasan merupakan proses diuraikannya satu warna tertentu menjadi beberapa warna lainnya (disebut juga spektrum warna), melalui suatu media/ medium tertentu pula.Pada pelangi, proses berurainya warna terjadi ketika cahaya matahari yang berwarna putih terurai menjadi spektrum warna melalui media air hujan.
 Pelangi memiliki 7 warna yang biasa kita sebut dengan warna “Mejikuhibiniu” yang artinya : Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan ungu. Seperti gambar di bawah ini.












b.    Mitos Pelangi (Ilmu Sementara)
Dalam pandangan orang Lio (Flores NTT), munculnya pelangi merupakan peristiwa yang sangat mendatangkan berkah. “Pelangi” dalam bahasa Lio sering disebut “Nipa Moa”. Nipa berarti Ular dan Moa berarti Haus (kehausan) Jauh sebelum mengenal teknologi canggih, masyarakat Lio kerap melihat Nipamoa sebagai fenomena alam yang sangat luar biasa dipandang sehingga masyarakat beranggapan bahwa kemunculannya sebagai berkah yang diberihkan Yang Maha Kuasa untuk kesuburan tanah disekitar. Sejak Ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu, masyarakat Lio sering mengkaitkan dan menghubungkan nipamoa dengan tata cara bercocok tanam agar mendatangkan hasil yang melimpah dari sawah dan ladang. Sehingga kadang masyarakat beranggapan bahwa “Nipamoa” sebagai sesosok mahluk yang berwujud mirip ular dalam pewayangan yang turun dari langit. Mitos mengenai nipamoa itu sendiri bahkan telah membahana dari generasi ke generasi sehingga sulit ditampik dari kebiasaan kehidupan masyarakat Lio.   Pembuktian mengenai legenda mahluk yang mirip ular ini tentunya didasari pengalaman nyata dari masyarakat Lio itu sendiri sehingga munculah berbagai spekulasi tentang nipamoa. Meskipun selalu dikaitkan dengan sosok mahkluk yang mirip ular namun hal ini tidak serta merta melahirkan perspektif yang menyeramkan pula, justru sebaliknya masyarakat selalu beranggapan bahwa nipamoa adalah suatu keagungan dan kecantikan semesta serta dihiasi keindahan berbagai warna - warni yang tertampak seperti dalam lagu-lagu kanak-kanak yang sering terdengar. Konon, menurut cerita masyarakat setempat, pada saat kemunculan nipamoa, yang pertama sekali diperhatikan adalah posisi dan arah turunnya pelangi serta posisi aliran air (kali) sehingga muncul pula berbagai dugaan dari masyarakat. Berikut ini Sebagai contoh untuk menguatkan dugaan masyarakat tersebut adalah:
Pada saat hujan turun, misalnya di wilayah Kelimutu secara tidak terduga tiba-tiba Nipamoa muncul disekitar danau Kelimutu, maka munculah berbagai pemikiran masyarakat bahwa Nipamoa tersebut turun dan minum air di danau kelimutu dan tempat itu telah diberihkan berkah. Bahkan ada pula orang - orang tertentu yang menyatakan diri berpapasan secara langsung dengan sosok mahkluk mirip ular yang turun dari langit yaitu nipamoa seperti dalam dongeng (Fiksi), sehingga orang tersebut dianggap mempunyai kesaktian yang luar biasa yang didapat dari atau dalam bahasa Lio disebut “Sakasera”. Dari sederet fenomena tentang nipamoa, hal yang paling menakjubkan adalah adanya sinkronisasi mutlak antara nipamoa dan pola bercocok tanam masyarakat setempat
.
c.      Proses terjadinya Pelangi menurut Ilmu Sains
Proses terjadinya matahari yang pertama karena adanya cahaya matahari. Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrum. Di dalam spektrum, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.
Pelangi tidak lain adalah busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika melalui prisma kaca. Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air. Cahaya keluar kembali dari tetesan air ke arah yang berbeda, tergantung pada warnanya. Warna-warna pada pelangi ini tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah pelangi.
Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari dibekalang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus.

d.      Jenis-Jenis Pelangi
  • Classic Rainbows
Pelangi Alam terdiri dari enam warna: merah, oranye, kuning, hijau, biru dan ungu. Intensitas warna masing-masing mungkin karena berbagai kondisi atmosfer dan waktu (kemudian).


  • Circular Rainbows
Pelangi itu benar-benar terlihat seperti busur lingkaran sempurna dengan radius tepat 42 derajat, meskipun melihat pelangi ini sulit karena tanahnya memiliki kebiasaan menghalangi. Circular Rainbows sendiri pernah terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
  • Secondary Rainbows
Pelangi primer, sering disertai dengan pelangi sekunder biasanya tipis dan redup daripada pelangi primer. Pelangi sekunder terkenal dengan karakteristik tertentu: spektrum ditampilkan dalam urutan terbalik dari sebuah pelangi primer.
  • Red Rainbows
Red Rainbows biasanya terlihat saat fajar atau senja ketika ketebalan filter atmosfir bumi menjadi biru, meninggalkan lebih merah atau tetesan cahaya oranye mencerminkan dan membiaskan air. Hasilnya adalah pelangi dengan spektrum ujung merah sangat meningkat.
  • Sundogs
Yang paling sering terlihat rendah di langit di hari musim dingin yang cerah, sundogs dibuat ketika matahari bersinar melalui kristal es yang tinggi di atmosfer. Sundogs berwarna merah di bagian dalam dan ungu di bagian luar dengan sisa spektrum ramai di antaranya.
  • Fogbows
Fogbows lebih jarang terlihat daripada pelangi karena parameter tertentu yang harus disesuaikan untuk menciptakan mereka. Misalnya, sumber cahaya harus berada di belakang pengamat dan membumi. Juga, kabut di belakang pengamat harus sangat tipis sehingga sinar matahari yang dapat bersinar melalui kabut tebal di depan.
  • Waterfall Rainbows
Kabut air terjun bercampur ke dalam aliran udara konstan atmosfer terus menerus, terlepas dari cuaca. Seleksi pasangan beberapa gambar air terjun paling terkenal yang berbarengan dengan beberapa pelangi menakjubkan.
  • Fire Rainbows
Pelangi ini bukan terbuat dari api. Fenomena ini hanya dapat dilihat dalam kondisi spesifik tertentu seperti  awan cirrus, yang bertindak seperti prisma harus setidaknya berada di ketinggian 20.000 kaki dan matahari harus menyorot ketika mereka berada di ketinggian 58-68 derajat.
  • Moonbows
Moonbows, seperti moondogs, adalah mitra untuk pelangi lunar. Mereka juga jauh lebih sulit dilihat karena badai hujan harus berlalu dan, idealnya, bulan purnama yang terang tidak terhalang oleh awan.



BAB III
Kesimpulan
           
Pelangi merupakan fenomena alam yang sangat indah. Banyak hal yang menjelaskan bagaimana proses terjadinya pelangi. Dalam pandangan orang Lio (Flores NTT), munculnya pelangi merupakan peristiwa yang sangat mendatangkan berkah. Sejak dulu masyarakat Lio sering mengkaitkan dan menghubungkan munculnya pelangi  dengan tata cara bercocok tanam agar mendatangkan hasil yang melimpah dari sawah dan ladang.
Sedangkan menurut Ilmu Sains, proses terjadinya pelangi di akibatkan karena adanya cahaya matahari. Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu yang sering kita sebut Mejikuhibiniu.
                                    

Rabu, 14 Maret 2012

Pandangan terhadap Pancasila


Pertanyaan
1.             Apa pandangan yang mengatakan bahwa lahirnya Pancasila diilhami gagasan-gagasan besar dunia & pengalaman bangsa-bangsa lain. Dan ada yang mengatakan bahwa Pancasila berakar pada kepribadian Bangsa Indonesia sendiri. Apakah dari dua pernyataan tersebut tidak saling bertentangan & apakah memang Pancasila sebagai ideologi gado-gado?  Jelaskan pokok-pokok pikiran pandangan anda!
Penjelasan
Setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda mengenai lahirnya Pancasila, tergantung dari sisi mana mereka melihat nya. Banyak persepsi dan banyak pendapat yang mengatakan bahwa kelahiran Pancasila diilhami dari gagasan-gagasan besar dunia, dan pengalaman bangsa lain. Namun, disisi lain ada juga yang mengatakan bahwa kelahiran Pancasila merupakan kepribadian bangsa Indonesia yang telah berakar dengan sendirinya, kedua hal tersebut bisa saja berkaitan namun hal tersebut juga bisa  bertolak belakang tergantung dari sisi pandangan masing-masing individu.
Indonesia terlahir dengan proses yang sangat panjang, mulai dari zaman Kerajaan Kutai sampai masa keemasan Majapahit. Selain itu Indonesia pernah mengalami masa penjajahan oleh Jepang dan Belanda. Kondisi ini telah melahirkan semangat berbangsa yang satu, bertanah air satu, dan berbahasa satu. Semangat ini akhirnya menjadi latar belakang pemimpin yang mewakili bangsa Indonesia memandang pentingnya dasar filsafat Negara sebagai symbol nasionalisme.
Pandangan yang mengatakan Pancasila diilhami dari gagasan-gagasan besar dunia menurut pendapat saya itu benar adanya, karena pada dasar nya manusia adalah makhluk sosial dan tidak bisa hidup sendiri, begitupun dengan bangsa ini setiap gagasan atau pandangan pasti sedikit ataupun banyak diilhami dari gagasan-gagasan sebelumnya atau gagasan besar dunia sebagai acuan untuk membuat suatu gagasan yang lebih baik dari gagasan-gagasan yang sudah ada begitupun hal nya dengan Pancasila ini.
Pada Dasarnya, pembentukan Pancasila berdasarkan gagasan-gagasan  asli Rakyat Indonesia, dan pemikiran tersebut bersumber kepada semangat Rakyat Indonesia. Namun bukan berarti gagasan-gagasan dari luar diabaikan begitu saja. Menurut saya, gagasan-gagasan dari luar juga dibutuhkan. Karena, dalam pembentukan Pancasila dibutuhkan pengalaman-pengalaman dari Bangsa lain. Tetapi dalam pembentukannya tidak mengikuti bangsa lain,tetapi tetap Bangsa Indonesia membuat gagasan sesuai dengan pemikiran dan kepribadian Bangsa Indonesia itu sendiri.
Pancasila berakar pada kepribadian Bangsa, karena pancasila merupakan identitas Bangsa Indonesia. Pancasila hanya dimiliki oleh Bangsa Indonesia dan sudah tentu Pancasila tidak dimiliki oleh Bangsa lain, karena pada dasarnya Pancasila itu sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia.
Kedua Pernyataan di atas tidak saling bertentangan,karena kedua nya saling berkaitan. Pancasila bukan merupakan ideologi gado-gado, karena Pancasila mengandung ideologi terbuka. Maksud dari  Ideologi Terbuka ini adalah Ideologi yang dapat berinteraksi seiring dengan perkembangan zaman dan senantiasa mengantisipasi perkembangan aspirasi rakyat sesuai dengan perkembangan zamannya tersebut.
Selain itu ideologi juga bersumber dan berakar pada pandangan hidup bangsa dan falsafah bangsa. Jadi, Pancasila tetap menjadi dasar negara akan tetapi dalam pelaksanaan nya tetap mengikuti perkembangan zaman.

Kesimpulan

            Pancasila lahir karena diilhami dari gagasan-gagasan besar dunia & pengalaman Bangsa lain. Karena gagasan-gagasan dan pengalaman Bangsa lain tersebut digunakan sebagai acuan untuk membuat ideologi yang baik dan sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia itu sendiri.
            Pancasila merupakan kepribadian,sebuah ideologi dan pandangan hidup Bangsa Indonesia yang terlahir dan bersumber dari adanya pemikiran-pemikiran anak bangsa.
     Pancasila bukan merupakan Ideologi gado-gado melainkan Ideologi Terbuka. Artinya, Ideologi yang dapat berinteraksi seiring dengan perkembangan zaman dan senantiasa mengantisipasi perkembangan aspirasi rakyat sesuai dengan perkembangan zamannya tersebut. Jadi, adanya gagasan dan pengalaman bangsa lain dapat menjadi acuan untuk menjadikan Bangsa ini lebih baik lagi.

Peran Kebudayaan Dalam Membentuk Kepribadian

Bab 1
Pendahuluan

1.1  Latar Belakang
Kepribadian merupakan salah satu identitas diri dari seseorang, dimana kepribadian tersebut dapat berupa sifat, tingkah laku, cara berfikir maupun cara berbicara. Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian salah satu nya adalah faktor kebudayaan. Mengapa demikian ? karena kebudayaan merupakan perilaku manusia yang dipelajari di lingkungannya yang bersifat turun temurun.
Jadi, apabila seseorang berada di lingkungan yang kental akan kebudayaan maka kepribadian orang tersebut akan sesuai dengan kebudayaan nya.  Untuk itu, dalam makalah ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai Peran Kebudayaan dalam Membentuk Kepribadian.
Hubungan antara kebudayaan dan kepribadian adalah kebudayaan terbentuk dari sekumpulan orang yang memiliki kepribadian berbeda-beda untuk membuat suatu ciri khas dari tempat tinggalnya yang dapat terus dilakukan dari generasi ke generasi seiring dengan perkembangan jaman.
Sedangkan kepribadian sendiri terbentuk karena adanya interaksi sosial antara satu individu dengan individu yang lain dalam sebuah lingkungan. Lingkungan tersebut sudah tentu memiliki kebudayaan yang di pegang teguh yang sering dilaksanakan pada waktu tertentu, sehingga dengan sendirinya seseorang kepribadian nya akan terbentuk karena ada nya proses interaksi sosial salah satu nya dari kebudayaan.
1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan Kebudayaan ?
2.      Apa yang dimaksud dengan Kepribadian ?
3.      Bagaimana proses terbentuknya Kepribadian ?
4.      Apa peran Kebudayaan dalam membentuk Kepribadian ?
1.3  Tujuan
1.      Memahami  pengertian dari Kebudayaan.
2.      Memahami  pengertian dari Kepribadian.
3.      Untuk mengetahui bagaimana proses terbentuknya Kepribadian.
4.      Untuk mengetahui apa saja peran Kebudayaan dalam membentuk Kepribadian.
1.4  Manfaat
Dengan memahami apa pengertian dari Kebudayaan dan Kepribadian maka kita dapat menentukan peranan kebudayaan dalam membentuk kepribadian seseorang. 

Bab II
Kajian Pustaka

            Sebelum kita membahas mengenai Peran Kebudayaan dalam Membentuk Kepribadiaan, terlebih dahulu kita memahami apa yang dimaksud dengan Kebudayaan dan Kepribadian. Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia berupa kebiasaan,kepercayaan,nilai-nilai, hukum dan moral pada suatu kelompok masyarakat tertentu yang bersifat nyata dan dilaksanakan secara turun temurun. Pada umumnya, masyarakat di Indonesia masih memegang teguh tradisi kebudayaan dari daerah nya masing-masing.
Sedangkan Kepribadian adalah keseluruhan cara di mana seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang.  Kepribadian terbentuk karena ada nya proses sosialisasi seorang individu dengan individu lain nya.
Kepribadian bukan terbentuk secara kodrati,tetapi kepribadian terbentuk karena adanya proses seseorang dengan lingkungan sekitarnya termasuk salah satu nya karena adanya Kebudayaan. Kepribadian juga merupakan kecenderungan psikologis seseorang untuk melakukan tingkah laku sosial tertentu, baik berupa perasaan, berpikir, bersikap, dan berkehendak maupun perbuatan.
Kebudayaan sangat berperan dalam membentuk kepribadian seseorang, karena kebudayaan itu dapat berbentuk norma dalam keluarga, lingkungan, teman dan kelompok sosial. Hal tersebut dapat membantu manusia dalam membentuk kepribadian dalam dirinya. Budaya membentuk norma, sikap, dan nilai yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan menghasilkan konsistensi seiring berjalannya waktu sehingga ideologi yang secara intens berakar di suatu kultur mungkin hanya memiliki sedikit pengaruh pada kultur yang lain.
Misalnya, orang-orang Amerika Utara memiliki semangat ketekunan, keberhasilan, kompetisi, kebebasan, dan etika kerja Protestan yang terus tertanam dalam diri mereka melalui buku, sistem sekolah, keluarga, dan teman, sehingga orang-orang tersebut cenderung ambisius dan agresif bila dibandingkan dengan individu yang dibesarkan dalam budaya yang menekankan hidup bersama individu lain, kerja sama, serta memprioritaskan keluarga daripada pekerjaan dan karier.
Banyak segi positif yang dapat diambil dari kebudayaan dalam membentuk kepribadian, diantaranya sikap gotong royong, toleransi yang di tanamkan kepada seseorang akan sangat berpengaruh pada kepribadian orang tersebut.  
Secara umum Kebudayaan dan Kepribadian saling memiliki keterkaitan dalam kehidupan setiap manusia. Karena, pada hakekatnya manusia adalah makhluk sosial yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya, selain itu karena disebut sebagai makhluk sosial, maka manusia tidak bisa hidup sendiri / saling ketergantungan.
Budaya diwariskan melalui bahasa dan bermacam – macam prilaku yang dapat memungkinkan manusia untuk berinteraksi dalam bahasa yang sama dan hidup di zaman yang sama. Kita adalah pewaris kebudayaan, setiap individu yang baru muncul akan mengikuti tatanan kebudayaan yang ada pada masanya. Dan kepribadian sangat di tentukan oleh faktor kebudayaan yang terjadi pada lingkungannya.
Penerapan yang baik dari sebuah kebudayaan akan menghasilkan kepribadian yang baik juga. Akan tetapi banyak hal yang tidak bisa dihindari adalah salah satunya masuknya kebudayaan – kebudayaan asing yang dapat menggeser kebudayaan yang di miliki serta antusiasme masyarakat dengan budaya asing lebih besar dibandingkan dengan budaya nya sendiri. Sehingga dapat menyebabkan kepribadian seseorang bisa berubah karena adannya budaya asing tersebut. Datangnya budaya asing yang paling dominan adalah banyaknya turis – turis asing yang datang berkunjung kedaerah – daerah dengan membawa kebudayaan asingnya.
Secara sederhana hubungan antara Kebudayaan dan Kepribadian adalah manusia yang terbentuk dalam suatu kepribadian dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia dari sisi lain. Hubungan antara manusia dan kepribadian adalah setiap kebudayaan yang  berada di lingkungan manusia itu akan tinggal membentuk kepribadian, dan biasanya faktor lingkungan dan kebudayaan yang berada disekitarnya itu yang dapat membentuk suatu kepribadian sehingga di setiap tempat atau lingkungan pasti setiap orang nya mempunyai kepribadian yang bermacam – macam.
Jadi, apabila Kebudayaan telah di terapkan dengan baik kepada seseorang, maka seseorang tersebut akan membentuk Kepribadian yang baik serta sesuai dengan apa yang telah diajarkan kepada nya.
Bab III
Kesimpulan
            Kebudayaan sangat berpengaruh dalam membentuk kepribadian seseorang. Karena, kepribadian terbentuk karena adanya faktor lingkungan yang berdasar pada kebudayaan. Kebudayaan di setiap daerah berbeda-beda dan bermacam-macam, maka kepribadian yang ada pada masyarakat nya pun berbeda-beda. Contoh kebudayaan yang dapat membentuk kepribadian di suatu daerah sangat kental dengan kebudayaan toleransi, maka secara otomatis masyarakat nya akan membentuk kepribadian yang memiliki sifat toleransi terhadap sesama.
            Akan tetapi seiring perkembangan zaman, kebudayaan semakin hari semakin berkurang karena adanya pengaruh globalisasi. Sehingga kepribadian seseorang tidak hanya ditentukan oleh kebudayaan dari dalam lingkungan nya sendiri, tetapi dari lingkungan dan budaya luar. Untuk itu, kita harus lebih menghargai,menjaga dan melestarikan kebudayaan agar kepribadian kita masih berpegang teguh pada kebudayaan.

Rabu, 28 Desember 2011

Ayah...

Engkaulah nafasku
Yang menjaga di dalam hidupku
Kau ajarkan aku menjadi yang terbaik

Kau tak pernah lelah
S’bagai penopang dalam hidupku
Kau berikan aku semua yang terindah


Aku hanya memanggilmu ayah
Di saat aku kehilangan arah
Aku hanya mengingatmu ayah
Jika aku tlah jauh darimu...

i miss you papah & mamah (´▽`ʃ♡ƪ)



(seventeen-ayah)
 

Faradina Lestari Wissa Putri Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang

Blogger Templates